Selasa, 21 Agustus 2012

Tampar aku Tuhan

Tuhan, Tampar aku sekeras mungkin supaya aku tahu kenyataan ini tak seindah imajinasikuTuhan,Tampar aku sekeras mungkin supaya aku tahu siapa dia sebenarnyaLelah sudah,sejauh kaki ini melangkah menyusuri jalan mencoba bertahan bahkan melewati semua rintangan tapi gerbang keindahan itu masih belum tampak jugaRasa itu,seiring temaramnya cahaya rasa itupun melebur dan perlahan pergi tapi, sejauh ini masih ada setitik cahaya yang masih muncul tuk bangkitkan semangatkuTuhan,Tampar aku dengan sangat keras supaya aku lebih bisa bangkit, terus berlari mengejar asa dan cita cita digerbang keindahan itu. Jauhkan rasa takut, bimbang dariku.Yakinkan hati ini Tuhan, tetap memilih diaJaga hati ini Tuhan agar slalu ada namanyaKuatkan hati ini Tuhan supaya tetap mampu melangkah, melewati semuanyaIkhlaskan hati ini Tuhan agar bisa menerima apapun takdir yang Kau berikan


Surabaya, 22 Agustus 2012



Kamis, 02 Agustus 2012

Dilema




















Beri keyakinan baru Tuhan untuk menghadapi semua ini, satu per satu orang disekitarku mulai menjauh, bahkan dia. Aku tahu dan sadar aku ini lemah tapi biarkan aku berdiri dan mencoba jalani semua ini. Aku ingin buktikan kalau aku kuat Tuhan. aku bisa menghadapi cobaan dariMu.
Kalau memang akhirnya dia tak sayang lagi, aku akan mencoba tuk ikhlas, tapi bukan berarti aku tak mengharapkannya Tuhan. Disaat hubungan kita baik baik saja seseorang dimasa lalu kembali dan membuka ulang kenangan kenangan indah bersamanya. Keraguan mulai meracuni hati dan pikiranku, jujur aku tak sanggup jika melepas keduanya.Mereka pria yang benar benar aku sayang. Mengajarkanku kebahagian dan kesedihan.
Aku malu jika terus menangis Tuhan, dulu aku tak pernah meneteskan air mata sedikitpun, kenapa sekarang sering sekali air ini mengalir melewati tulang pipiku?
Beribu pertanyaan aku lontarkan di diriku sendiri, menerka nerka Apakah si A ato si B yang benar benar suka dan serius jalani ini semua dengan aku.?
Semakin aku mencari jawaban justru aku semakin jauh dari mereka Tuhan. Please beri hamba petunjukmu. Mereka baik, bahkan terlalu baik buat aku Tuhan.
Apa salah hamba menangisi ini semua Tuhan???hamba benar benar rapuh, tak ada 1pun yang menguatkan hamba sekarang. Hanya Kau yang hamba punya sekarang.
Apa hamba salah jika menjalani apa adanya saja, entah mana yang jodoh hamba. Hamba tak mau memaksa karena jodoh memang sudah ada di tanganMu Tuhan.
Ikhlas ya Ikhlas mungkin itu kata yang tepat untuk menjali tiap langkah di jalanmu, Kau tak memberi apa yang hamba minta tapi Kau memberi apa yang hamba butuhkan.
Thank's Allah

Surabaya, 02.08.2012